Sering Disepelekan, Ini 5 Bahaya Insomnia Bagi Kesehatan

Insomnia adalah salah satu penyakit yang bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. Secara garis besar mungkin insomnia hanya terlihat gangguan tidur belaka namun sebenarnya insomnia bukanlah sebuah penyakit yang bisa disepelekan begitu saja loh.

Orang yang mengalami insomnia biasanya ditandai dengan susahnya untuk tidur dengan nyenyak meskipun kondisi sekitar sudah cukup tenang dan badan terasa lelah. Insomnia berkepanjangan sendiri bisa membuat abdan terasa lelah, penurunan kinerja dan banyak hal lainnya yang pada akhirnya bisa menganggu aktifitas sehari-hari anda.

  1. Bisa memperburuk kesehatan

kurangnya waktu tidur karena insomnia rupanya juga bisa meningkatkan beragam resiko penyakit lainnya yang tak kalah fatal seperti tekanan darah tinggi, kejang, penyakit jantung, serangan asma dan melemahnya sistem kekebalan tubuh.

  1. Bisa memperpendek umur

Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 1 juta responden membuktikan bahwa 112.566 peserta  yang meninggal ternyata memiliki korelasi dengan durasi tidur. Oleh karena itu Insomnia ternyata bisa meningkatkan 12% kematian dibanding orang yang tidur teratur 7-8 jam setiap harinya. penelitian juga membuktikan bahwa orang berkisar umur 38 tahun lebih banyak yang menderita insomnia

  1. Menyebabkan gangguan mental

Bukan hanya kesehatan secara medis saja yang terganggu, kurangnya tidur ternyata juga bisa menyebbakan gangguan secara psikologis loh. Insomnia terbukti membuat orang menjadi lebih mudah frustasi, marah dan depresi.

  1. Kualitas Hidup Menurun

Sebuah study dalam journal of clinical endocrinology dan metabolim memmbuktikan bahwa pria yang memiliki gangguan tidur ternyata berpengaruh terhadap jumlah kadar testosteron dalam tubuhnya yang mana jaug lebih rendah dibanding orang yang cukup tidur.

  1. Mempengaruhi Kulit

bagi para wanita mungkin ini salah satu penyebab yang bisa membuat makin pusing. Insomnia ternyata terbukti juga bisa membuat efek lingkaran hitam pada mata selain itu juga bisa membantu munculnya garis-garis halus pada kulit. hal inilah yang nantinya membuat kulit terlihat loyo dan seolah kurang segar.

Tubuh yang kurang tidur juga membuat hormon stress kortisol dalam tubuh menumpuk. Penumpukan hormon ini rupanya bisa membuat kolagen pada kulit pecah sehingga mempengaruhi kekencangan serta elasitas kulit.

Jadi, Jika anda merasa mengalami beberapa gejala insomnia tak ada salahnya untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan bimbingan lebih lanjut sebelum terlambat dan semakin parah.

Author: sivihjbt

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *